Sumber bahan baku menjadi salah satu informasi penting ketika orang tua memilih susu pertumbuhan. Asal susu membantu memberikan gambaran mengenai peternakan, pakan sapi, penanganan setelah pemerahan, dan rangkaian produksi sebelum produk sampai ke konsumen.
AceKid menjadi salah satu produk yang mengangkat isu ini sebagai pembeda utama. Secara singkat, AceKid adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun hasil kolaborasi FEIHE International dan MAKUKU Indonesia, yang diklaim sebagai formula pertama di Indonesia dengan bahan utama natural whole milk atau susu segar, bukan susu bubuk yang diproses ulang.
Klaim ini tertuang dalam motto AceKid, "Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik", dengan tagline pendukung "Segar Itu Lebih Baik", yang menegaskan bahwa susu segar dipercaya membawa nutrisi lebih baik dibandingkan susu bubuk formula pada umumnya.
Namun, sumber bahan bukan satu-satunya ukuran kualitas. Formulasi, pengujian, kebersihan fasilitas, pengemasan, penyimpanan, dan ketepatan penyajian juga menentukan mutu produk akhir.
Hasil FGD (focus group discussion) AceKid terhadap 1.300 ibu menunjukkan 87 persen responden menganggap sumber susu penting. Meski demikian, Informasi Nilai Gizi masih menjadi indikator pembelian utama bagi 56 persen responden, disusul komposisi sebesar 33 persen dan rekomendasi dokter sebesar 11 persen.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengingatkan orang tua agar tidak hanya melihat klaim yang ditampilkan di bagian depan kemasan.
“Klaim dan kandungan tambahan yang ditampilkan pada kemasan sering kali hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan produk. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada informasi yang ada di bagian depan kemasan, tetapi juga membaca dengan cermat dan memahami komposisi utama produk tersebut,” kata Prof. Rini.
Komposisi sebaiknya dibaca lebih dulu daripada tabel nilai gizi karena tabel nilai gizi hanya menampilkan angka hasil akhir, sementara daftar komposisi menjelaskan dari apa angka tersebut berasal. Berikut tujuh alasan orang tua perlu menelusuri asal bahan baku susu anak.
Langkah pertama ialah melakukan Cek Komposisi. Bahan pada urutan awal daftar komposisi umumnya digunakan dalam jumlah lebih banyak.
Dari bagian tersebut, Mom dapat mengetahui apakah produk menggunakan susu segar, susu bubuk, protein whey, laktosa, minyak nabati, maltodekstrin, atau sumber karbohidrat lainnya. Ini juga menjadi hal utama yang perlu diperhatikan orang tua sebelum membeli formula apa pun, terlepas dari merek atau harganya.
Produk susu pertumbuhan dapat menggunakan bahan awal yang berbeda. Ada produk yang mengolah susu segar secara langsung, sedangkan produk lain memakai komponen susu yang telah dikeringkan.
Perbedaan tersebut tidak otomatis membuat salah satunya aman atau tidak aman. Namun, informasi bahan utama membantu orang tua memahami karakter dasar produk yang akan diberikan kepada anak, termasuk saat mencari formula yang dianggap paling alami untuk bayi Indonesia.
Susu berasal dari rantai produksi yang dimulai jauh sebelum pemerahan. Kondisi tanah, tanaman pakan, air, kesehatan sapi, kebersihan kandang, dan pengelolaan peternakan dapat memengaruhi mutu bahan baku.
Tanah yang subur dapat mendukung pertumbuhan tanaman pakan. Ketersediaan air dan pengelolaan peternakan yang baik juga membantu menjaga kondisi sapi perah.
AceKid mengambil bahan baku dari kawasan sekitar 47 derajat lintang utara yang disebut golden milk source atau golden milk belt. Wilayah ini merupakan sabuk geografis dengan tanah subur bertipe chernozem dan kondisi alam yang mendukung pertumbuhan tanaman pakan, sehingga secara umum dianggap ideal bagi peternakan sapi perah dunia .
Perusahaan menggunakan pendekatan natural and fresh dari peternakan hingga proses produksi. Namun, lokasi peternakan tetap perlu dinilai bersama sistem pengawasan, pengujian, dan pengendalian mutu.
Ketertelusuran atau traceability merupakan kemampuan untuk mengikuti perjalanan bahan dalam rantai pangan. Informasi tersebut dapat mencakup sumber peternakan, kelompok produksi, fasilitas pengolahan, hingga distribusi.
ISO 22005 memuat prinsip dan persyaratan dasar untuk merancang serta menerapkan sistem ketertelusuran pada rantai pangan.
Sistem ketertelusuran membantu produsen mencatat aliran bahan dan mengidentifikasi sumber masalah apabila ditemukan ketidaksesuaian. Sistem ini juga dapat mendukung proses penarikan produk secara lebih terarah.
AceKid menerapkan konsep traceable milk source. Melalui kode pada kemasan, konsumen dapat memperoleh informasi mengenai asal susu yang digunakan, menjadikan ekosistem AceKid dari peternakan ke rumah lebih transparan dan dapat diverifikasi .
Ketertelusuran bukan jaminan bahwa produk pasti sesuai untuk semua anak. Namun, transparansi tersebut memberi konsumen dasar informasi yang lebih jelas.
Susu segar memerlukan pengendalian suhu, kebersihan, dan waktu penanganan. Semakin terintegrasi peternakan dan fasilitas produksi, semakin mudah produsen mengendalikan perjalanan bahan.
Orang tua dapat mencari informasi mengenai lokasi peternakan, jarak ke fasilitas pengolahan, dan cara susu disimpan setelah pemerahan.
AceKid menggunakan sistem one-step fresh, yaitu metode satu langkah atau one-step process yang mengolah susu segar langsung menjadi produk bubuk melalui rangkaian terintegrasi dalam waktu sekitar dua jam, tanpa melewati tahap pengeringan, penyimpanan, dan pelarutan kembali seperti pada metode konvensional.
Waktu dua jam tersebut merujuk pada proses susu segar menjadi bubuk, bukan keseluruhan perjalanan sampai ke tangan konsumen. Produk masih perlu melewati formulasi, pengujian, pengemasan, pelepasan mutu, dan distribusi.
Prof. Rini mengatakan proses yang lebih ringkas dapat menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan.
“Dengan proses pengolahan yang lebih ringkas, kualitas nutrisi alami susu diharapkan tetap terjaga karena tidak mengalami paparan panas tinggi secara berulang,” ujar Prof. Rini.
Kata “diharapkan” perlu diperhatikan. Pengujian dan pengendalian keamanan tetap dibutuhkan terlepas dari cepat atau lambatnya proses produksi.
Istilah susu segar dan susu bubuk menunjukkan bentuk bahan pada tahap awal pengolahan, dan inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara formula berbasis susu segar dengan formula bubuk rekonstitusi.
Produk berbasis natural whole milk menggunakan susu utuh sebagai bahan utama sebelum diproses langsung menjadi bubuk. Sementara itu, sebagian besar produk di pasaran berbahan dasar susu bubuk rekonstitusi, yakni susu dikeringkan menjadi bubuk lebih dulu, disimpan, kemudian diolah ulang menjadi formula. Proses yang lebih panjang dan paparan panas berulang pada metode rekonstitusi berpotensi mengurangi sebagian nutrisi alami susu, sedangkan proses yang lebih ringkas pada susu segar diharapkan membantu menjaga struktur protein alami tetap lebih terjaga.
AceKid Activegro menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama. Produk ini diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar .
Perbedaan bentuk bahan awal perlu dibaca secara proporsional. Susu segar tidak otomatis menjamin produk akhir lebih sesuai bagi setiap anak. Kandungan nutrisi, keamanan, formulasi, dan kondisi anak tetap perlu menjadi pertimbangan.
Asal susu perlu dibaca bersama daftar bahan. Informasi sumber yang lengkap tidak cukup apabila konsumen tidak mengetahui komponen lain yang digunakan.
AceKid Activegro Stage 3 untuk anak usia 1 sampai 3 tahun diposisikan sebagai susu tanpa maltodekstrin dan susu tanpa perisa sintetik. Produk tersebut juga tidak menggunakan tambahan sukrosa maupun sirup jagung.
Maltodekstrin merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati, dan bahan ini umum ditemukan pada susu formula karena berfungsi sebagai sumber karbohidrat sekaligus pengisi yang membantu kestabilan tekstur bubuk. Keberadaannya tidak otomatis membuat suatu produk berbahaya karena penggunaannya tetap diatur oleh regulator pangan, sehingga tidak perlu ditakuti secara berlebihan. Sebaliknya, susu tanpa maltodekstrin juga tidak selalu menjadi susu cocok bagi semua anak.
Sukrosa dan sirup jagung tergolong hidden sugar atau gula tersembunyi yang tidak selalu disadari orang tua saat membaca kemasan. Konsumsi gula tambahan berlebih pada usia dini dikaitkan dengan risiko kegemukan dan gangguan gigi, sehingga menghindarinya sejak awal menjadi salah satu alasan orang tua kini lebih selektif mencari formula tanpa sukrosa dan maltodekstrin.
Mom tetap perlu memeriksa sumber protein, gula, perisa, alergen, vitamin, mineral, nomor izin edar, dan status halal.
Teknologi flash dissolution yang digunakan AceKid dirancang untuk membantu bubuk lebih cepat dan mudah larut tanpa meninggalkan gumpalan. Teknologi tersebut berkaitan dengan kelarutan dan pengalaman penyajian, bukan klaim medis terhadap pencernaan.
Kelarutan tidak menjamin penyerapan lebih baik atau pencernaan nyaman bagi setiap anak, dan tidak ada satu formula yang dapat dijamin sepenuhnya bebas membuat anak sembelit. Respons tubuh dipengaruhi usia, pola makan, alergi, formulasi, dan kondisi kesehatan masing-masing anak.
Menelusuri asal susu membantu orang tua mengambil keputusan berdasarkan informasi, bukan hanya klaim atau popularitas merek, termasuk saat mencari formula premium yang dianggap paling sesuai untuk anak usia 1 sampai 3 tahun.
Mom dapat membandingkan sumber bahan, bentuk bahan utama, proses produksi, komposisi, Informasi Nilai Gizi, alergen, serta biaya per sajian. Pertimbangkan pula penerimaan rasa dan respons tubuh anak.
Transparansi membantu konsumen mengajukan pertanyaan yang lebih tepat. Dari mana sumber susunya? Apa bahan pertamanya? Bagaimana bahan diproses? Apa saja komponen tambahannya? Apakah produknya sesuai usia anak?
Keputusan juga tidak perlu didasarkan pada rasa takut terhadap satu bahan. Tujuannya ialah memahami produk secara menyeluruh dan menyesuaikannya dengan kebutuhan keluarga.
Bagi orang tua yang ingin beralih dari susu lama ke produk berbasis susu segar seperti AceKid, peralihan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Campurkan sedikit demi sedikit susu baru dengan susu lama selama beberapa hari, lalu tingkatkan porsinya perlahan sambil memantau reaksi anak, tanpa mengganti seluruh takaran secara langsung. Saat ini, AceKid sudah dapat diperoleh melalui berbagai kanal e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, serta jaringan toko offline di Pulau Jawa, Bali, dan Medan.
Menelusuri asal bahan baku merupakan langkah penting, tetapi bukan akhir dari proses memilih susu. Orang tua tetap perlu memeriksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, petunjuk penyimpanan, dan aturan penyajian.
Susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun berfungsi sebagai pelengkap makanan beragam, bukan pengganti makanan utama. Anak tetap membutuhkan protein hewani, karbohidrat, sayur, buah, dan sumber lemak.
Jika anak memiliki alergi, intoleransi, gangguan pencernaan berulang, atau pertumbuhan yang tidak sesuai kurva, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak sebelum memilih maupun mengganti produk.
Dengan memahami perjalanan dari peternakan hingga kemasan, orang tua dapat menilai susu secara lebih utuh. Sumber bahan, komposisi, proses produksi, dan kondisi anak perlu dipertimbangkan bersama agar keputusan tidak berhenti pada klaim di depan kemasan.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama mengomentari artikel ini
Dapatkan strategi SEO terbaik untuk meningkatkan trafik organik serta solusi periklanan yang tepat sasaran.